Kategori
Liga Eropa

Christian Eriksen: Saya Tidak Akan Menyerah

Euro 2020 – Christian Eriksen yang sebelumnya mengalami serangan jantung saat Timnas Denmark bertanding melawan Finlandia, dikabarkan telah membaik.

Pada menit ke-42, saat Eriksen hendak menerima lemparan ke dalam, Ia tersungkur dan tidak bisa bergerak. 

Berkat penanganan yang tepat oleh rekan setim dan tenaga medis yang sigap datang membuat Eriksen berhasil diselamatkan.

Adalah kapten tim Simon Kjaer yang memberikan pertolongan pertama pada Eriksen dengan menarik lidah Eriksen agar tetap keluar dan membuka ruang pernapasan. 

Tindakan sang kapten sangat tepat mengingat orang yang terkena serangan jantung ini biasanya mengalami lidah tertelan sehingga akan kesulitan bernapas. Tim medis yang datang tak lama kemudian memberikan penanganan resusitasi jantung dan paru. 

Eriksen sangat bersyukur dan berterima kasih kepada semua orang yang telah membantunya. 

“Terima kasih, saya tidak akan menyerah,” ungkap Eriksen yang saat ini mengaku telah dalam kondisi fit dan bahkan bisa bercanda lagi.

Eriksen Masih Harus Menjalani Perawatan

Federasi sepak bola Denmark, DBU dalam konferensi persnya mengatakan bahwa Eriksen harus tetap menjalani perawatan di rumah sakit. Meski kondisinya stabil, Ia mesti menjalani sejumlah pemeriksaan lanjutan. 

Dokter Scott Murray yang menangani Eriksen agak pesimistis pemain Inter Milan itu bisa melanjutkan karirnya sebagai pemain sepakbola.

Pakar kardiologi dari NHS tersebut khawatir mengingat regulasi sepakbola Italia soal kesehatan pemain sangat ketat. 

“Ini mungkin akhir dari karier Christian Eriksen. Italia memiliki aturan yang melarang seseorang dengan kelainan jantung berpartisipasi dalam olahraga. Aturan itu ada di dalam undang-undang,” kata Dr Scott Murray seperti yang dikutip dari Kompas.com pada 12 Juni lalu.

Pendapat yang sama juga diungkapkan oleh Profesor Sanjay  dari Universitas St George’s. Eriksen yang sudah “meninggal” untuk beberapa saat kecil kemungkinannya untuk bisa merumput lagi di lapangan hijau. 

Di Mobil Ambulas, Eriksen Minta Rekannya Lanjutkan Pertandingan

Selain penyelamatan Eriksen yang dramatis, keteguhan pemain berusia 29 tahun itu juga sangat mengharukan.

Dikabarkan saat berada di mobil ambulans, Eriksen sudah sadar dan menelepon teman-temannya di lapangan untuk melanjutkan pertandingan. 

Ia tidak mau karena insiden yang dialami membuat pertandingan terhenti. Pertandingan Denmark melawan Finlandia pun dilanjutkan kembali atas permintaan Eriksen.

Dalam pertandingan itu, Denmark menyerah 0-1 dari Finlandian. 

Serangan jantung sendiri merupakan salah satu momok dalam dunia sepak bola. Tercatat sejumlah pemain mengalami kejadian serupa seperti Ricky Yacobi, Ikker Casillas,  Marc-Vivien Foe, Piermario Morosini, dan Fabrice Muamba.